Scheffler Optimistis Bangkit Menjelang Masters di Augusta
Scottie Scheffler, juara bertahan Masters, tetap percaya diri meski performanya musim ini belum mencapai puncaknya. Dengan turnamen major pertama musim ini di Augusta National Golf Club yang semakin dekat, Scheffler yakin dirinya berada di jalur yang benar.
Absen Awal Musim Akibat Cedera Tak Terduga
Peringkat satu dunia ini belum meraih kemenangan dalam lima turnamen terakhirnya. Namun, hal tersebut bisa dimaklumi mengingat ia sempat menepi cukup lama. Scheffler mengalami cedera tangan kanan saat membuat ravioli pada Hari Natal, di mana pecahan gelas anggur melukai telapak tangannya dan memaksanya menjalani operasi untuk mengangkat pecahan kaca.
Meski kini sudah pulih dari rasa sakit, Scheffler mengakui cedera tersebut sempat menghambat persiapannya.
“Lucu rasanya jika saya bilang cedera ini tidak berdampak,” ujarnya. “Sebagai pegolf kidal, cedera di tangan dominan—terlebih yang sampai dioperasi—pasti punya efek. Tapi, ya, kecelakaan bisa terjadi kapan saja. Saya tidak bisa hidup dalam gelembung.”
Hasil Stabil, Tapi Belum Maksimal
Sejak kembali beraksi di AT&T Pebble Beach Pro-Am awal Februari lalu, Scheffler tetap menunjukkan konsistensi dengan selalu finis di 25 besar. Ia finis ketiga di Genesis Invitational, ke-11 di Arnold Palmer Invitational, dan ke-20 di Players Championship pekan lalu.
“Tiap hari kondisi tangan saya membaik, tubuh saya juga mulai kembali ke performa optimal,” kata Scheffler. “Ayunan saya mulai membaik, dan saya cukup puas dengan progres yang ada. Tahun ini performa saya sudah cukup stabil, saya hanya tinggal selangkah lagi menuju permainan terbaik saya.”
Statistik Masih Kompetitif
Scheffler masih tampil impresif dalam beberapa aspek. Ia berada di peringkat keempat untuk total strokes gained (1,714), ketujuh dari tee (.650), dan ke-11 untuk pukulan pendekatan (.808). Namun, putting masih menjadi tantangan, dengan peringkat ke-91 (0,029) akibat kesulitan di green.
“Frustrasi itu wajar jika permainan tidak sesuai harapan,” akunya. “Tahun ini, pukulan bola saya belum setajam biasanya. Selain cedera, jeda panjang juga membuat tubuh saya belum kembali sepenuhnya ke performa terbaik. Tapi sekarang saya mulai menemukan ritme lagi.”
Fokus Pulihkan Performa Jelang Augusta
Dengan waktu beberapa pekan menuju Masters, Scheffler kini berfokus mengembalikan kondisi fisik dan ketajaman permainan.
“Saya yakin arah permainan saya sudah tepat,” pungkasnya.
Source : Liga Olahraga

