Kemenangan Comeback Angel Cabrera di PGA Tour Champions

Comeback Angel Cabrera yang akhirnya meraih kemenangan pertamanya setelah lebih dari satu dekade, lewat momen penuh emosi di turnamen perdana James Hardie Pro Football Hall of Fame Invitational. Pegolf asal Argentina berusia 55 tahun itu menutup turnamen dengan total skor 11-under 205, unggul dua pukulan atas K.J. Choi.

Cabrera mencetak birdie penting di hole ke-17 dan bertahan dengan par di hole ke-18 yang tricky, menyelesaikan ronde final dengan 1-under 71. Comeback Angel Cabrera ini bukan cuma yang pertama di PGA Tour Champions, tapi juga jadi gelar resmi pertamanya sejak Greenbrier Classic pada 2014—mengakhiri puasa trofi selama 3.927 hari!

Dulu dikenal lewat gelar juara US Open 2007 dan kemenangan playoff Masters 2009, karier Cabrera sempat terhenti drastis karena masalah hukum. Ia dipenjara hampir dua tahun di Argentina karena kasus kekerasan terhadap dua mantan pasangannya. Setelah bebas bersyarat pada Agustus 2023, ia akhirnya diberi izin kembali bermain.

“Semua yang saya lewati… ini sangat emosional,” ungkap Cabrera setelah meraih trofi. “Bisa menang lagi itu sangat berarti buat saya.”

Uniknya, Cabrera masuk ke turnamen ini sebagai pemain pengganti setelah Mark Hensby mundur. Ia langsung tancap gas di ronde terakhir, sempat unggul empat pukulan sebelum dikejar oleh Choi. Tapi dengan pukulan iron yang presisi dan birdie putt pendek di hole ke-17, ia kembali menguasai permainan. Kesalahan Choi di hole terakhir—double bogey—mengunci kemenangan comeback Cabrera.

Hasil ini memastikan status penuh Cabrera di PGA Tour Champions sampai tahun 2026, dan yang lebih spesial lagi, dia akan kembali ke Augusta untuk tampil di Masters—turnamen yang secara otomatis mengundang semua juara sebelumnya. Ini akan jadi penampilan pertamanya di sana sejak 2019.

Adam Scott, rekan sesama juara Masters, turut menyambut kembalinya Cabrera. “Saya nggak sabar ketemu dia. Kami punya sejarah panjang bareng, dan saya senang melihat dia kembali.”

Dalam beberapa wawancara, Cabrera terbuka soal masa lalunya. Ia mengakui kesalahan dan menyampaikan penyesalan mendalam kepada para mantan pasangannya. “Saya pernah melakukan hal-hal yang buruk,” katanya pada Golf Digest. “Saya bukan iblis, tapi saya malu dan menyesal.”

Ia juga menggambarkan penjara sebagai “salah satu hal terburuk yang bisa dialami manusia,” namun sekarang ia fokus pada satu hal: penebusan.

“Kesempatan kedua ini sangat berharga—kesempatan untuk kembali ke jalan yang benar.”

Buat Angel Cabrera, trofi ini bukan cuma soal menang. Ini simbol awal yang baru dalam hidupnya.

Source : Liga Olahraga
Penulis : Adwina Alya Ramadhan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *