Mengonsumsi air dingin saat berolahraga di tengah cuaca panas sering kali dianggap efektif untuk menyegarkan diri dan menurunkan suhu inti tubuh yang meningkat akibat aktivitas fisik. Meskipun banyak yang merasa terbantu dengan sensasi segarnya, sebagian orang merasa khawatir akan potensi dampak negatifnya, seperti kram perut atau reaksi “terkejut” pada tubuh. Namun, secara medis, asupan cairan tetap menjadi prioritas utama untuk mengganti keringat yang hilang, dan suhu air hanyalah pilihan kenyamanan selama tidak memicu gangguan pada pencernaan.
Menurut pakar kesehatan dr. Rina Prasetyo, minum air dingin saat berolahraga pada dasarnya tidak berbahaya asalkan dilakukan dengan bijak dan bertahap. Hal yang perlu dihindari adalah meneguk air dingin dalam jumlah banyak secara sekaligus karena dapat memicu rasa tidak nyaman pada lambung, terutama bagi individu yang memiliki sensitivitas tertentu. Oleh karena itu, kunci utamanya adalah mengenali respons tubuh masing-masing dan menjaga keseimbangan hidrasi agar olahraga tetap memberikan manfaat kesehatan yang maksimal tanpa menimbulkan risiko fisik.
Source: rri.co.id
By: Shabrina K.

