Tiger vs Cedera: Duel Tak Pernah Usai

Deretan Cedera Tiger Woods yang Membayangi Karier Gemilangnya

Tiger Woods, legenda hidup dunia golf dengan 15 gelar major di tangannya, kembali harus berhadapan dengan cedera serius. Kali ini, tendon Achilles kirinya robek saat ia tengah berlatih di rumah. Woods langsung menjalani operasi “minimal invasif” yang dipimpin Dr. Charlton Stucken di West Palm Beach, Florida. Sang dokter menyebutkan operasi tersebut berjalan lancar dan Woods diharapkan bisa pulih sepenuhnya.

Namun, bagi Woods, cedera ini bukanlah hal baru. Sejak mengawali karier profesionalnya, Woods berkali-kali harus menghentikan laju kariernya akibat berbagai masalah fisik. Dari punggung, lutut, pergelangan kaki, hingga tendon Achilles, Woods telah melewati serangkaian prosedur medis yang memengaruhi kehadirannya di berbagai turnamen besar.

Cedera terbaru ini hanyalah satu dari sekian banyak masalah yang membayangi perjalanan panjangnya di PGA Tour.

Cedera demi Cedera yang Menjadi Bayang-bayang

Masalah punggung menjadi salah satu cedera paling konsisten yang dialami Woods. Pada September 2024, ia menjalani prosedur mikrodekompresi untuk meredakan tekanan pada saraf di punggung bawah. Prosedur ini diharapkan mengurangi rasa sakit dan kejang yang menghantui Woods sepanjang musim.

Sebelumnya, pada April 2023, Woods juga menjalani operasi fusi subtalar untuk mengatasi radang sendi di pergelangan kaki kanannya, akibat kecelakaan mobil hebat yang menimpanya pada Februari 2021. Dalam kecelakaan tersebut, Woods mengalami patah tulang terbuka di kaki kanannya yang memerlukan operasi darurat, termasuk pemasangan batang, sekrup, dan pin untuk menstabilkan kakinya.

Cedera kaki juga sempat memaksanya mundur dari Masters pada April 2023, setelah plantar fasciitis yang dideritanya kambuh. Keputusan itu diambil setelah Woods terpaksa bermain dalam kondisi fisik yang berat akibat jadwal pertandingan yang padat dan cuaca yang tidak bersahabat.

Masalah Punggung yang Tak Kunjung Usai

Sejak 2014, Woods beberapa kali harus naik meja operasi untuk mengatasi masalah punggung yang terus menghantuinya. Ia pertama kali menjalani mikrodisektomi pada April 2014 karena saraf terjepit. Namun, gangguan itu berulang dan memaksanya menjalani operasi tambahan, termasuk pada September dan Oktober 2015.

Pada 2017, Woods mengundurkan diri dari Dubai Desert Classic akibat kejang punggung, yang kemudian berlanjut dengan operasi besar pada April 2017 untuk menghilangkan nyeri di punggung dan kakinya. Bahkan di penghujung 2021, ia kembali menjalani mikrodisektomi kelima untuk meredakan nyeri saraf yang berkepanjangan.

Lutut, Achilles, dan Leher yang Ikut Terseret

Selain punggung, lutut kiri Woods juga kerap bermasalah. Pada Agustus 2019, ia menjalani operasi artroskopi kelima pada lutut tersebut, setelah sebelumnya mengalami cedera yang berulang sejak 2007. Ia pernah memenangkan US Open 2008 dalam kondisi luar biasa: bermain dengan ACL yang robek dan patah tulang pada kakinya.

Tendon Achilles pun tak luput dari daftar panjang cederanya. Pada 2011, ia mengalami ketegangan pada Achilles kiri dan lutut saat bermain di Masters, memaksanya mundur dari Players Championship. Bahkan, pada 2012, ia harus mundur dari WGC-Cadillac Championship akibat masalah serupa.

Masalah lain juga pernah muncul pada lehernya di 2010, memaksanya absen di Open Championship akibat radang sendi facet.

Ketangguhan Seorang Juara

Meski dihantam cedera berkali-kali, Tiger Woods tetap dikenal sebagai sosok yang pantang menyerah. Ia terus kembali ke lapangan dan membuktikan ketangguhannya dengan meraih berbagai kemenangan, termasuk comeback bersejarah di Masters 2019.

Namun, perjalanan karier Woods memang tak pernah jauh dari bayang-bayang cedera. Kini, dunia golf menantikan apakah sang legenda dapat kembali pulih sepenuhnya dan bersaing di level tertinggi seperti yang ia lakukan selama lebih dari dua dekade terakhir.

Source : Liga Olahraga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *