Menentukan waktu yang tepat merupakan kunci utama menjaga kebugaran saat berpuasa, di mana terdapat tiga pilihan periode yang disarankan: setelah sahur saat energi masih penuh, menjelang berbuka untuk memudahkan penggantian cairan, atau setelah berbuka jika ingin melakukan latihan intensitas tinggi. Agar tubuh tidak cepat drop, pilihlah jenis aktivitas yang bersifat low-impact seperti jalan santai, bersepeda ringan, yoga, pilates, atau sekadar peregangan otot guna menjaga kelenturan tubuh dan metabolisme tetap aktif tanpa memicu kelelahan ekstrem.
Keberhasilan olahraga di bulan Ramadan juga sangat bergantung pada manajemen asupan nutrisi dan hidrasi yang cukup saat sahur maupun berbuka, serta kesadaran untuk selalu mendengarkan sinyal tubuh. Sangat penting untuk melakukan pemanasan, menjaga keseimbangan gizi, dan segera berhenti jika merasa pusing atau lemas berlebihan agar aktivitas fisik tidak justru mengganggu kesehatan. Dengan pengaturan jadwal yang bijak dan pemilihan jenis latihan yang sesuai, ibadah puasa tetap dapat dijalankan beriringan dengan pola hidup sehat yang produktif.
By: Shabrina K.
Source: jatimtimes.com

