Bagi seorang golfer, latihan rutin di driving range merupakan kunci untuk mempertajam kemampuan ayunan dan akurasi pukulan. Namun, memukul ratusan bola tanpa strategi yang tepat sering kali tidak memberikan dampak nyata saat turun ke lapangan yang penuh tekanan. Agar latihan benar-benar meningkatkan performa, pemain harus memperlakukan setiap sesi di driving range seolah-olah sedang dalam pertandingan sungguhan, dengan fokus penuh pada teknik dan feel pukulan dibandingkan sekadar menghabiskan bola dalam waktu singkat.
Langkah awal yang krusial sebelum memulai latihan adalah melakukan pemanasan menyeluruh pada otot kaki, punggung, dan lengan guna menghindari cedera dan melenturkan ayunan. Setelah itu, fokus harus dialihkan pada stance atau posisi berdiri sebagai fondasi utama. Dengan posisi kaki selebar bahu dan penempatan bola yang presisi, pemain dapat menciptakan keseimbangan serta distribusi berat badan yang optimal. Memperhatikan detail kecil seperti kemiringan bahu dan cara menggenggam stik akan membantu menghasilkan tenaga yang efisien dan arah bola yang lebih konsisten.
Selain teknik fisik, pemilihan alat dan analisis hasil pukulan juga sangat menentukan efektivitas latihan. Pemain disarankan memulai dengan stik bernomor besar seperti iron 7, 8, atau 9 untuk membangun rasa percaya diri sebelum beralih ke stik yang lebih sulit. Dengan mencoba berbagai jenis stik dan melakukan minimal 10 pukulan konsisten ke target yang sama, pemain dapat menganalisa jarak tempuh serta akurasi setiap ayunan. Proses eksperimen dengan berbagai gaya ini akan membantu golfer menemukan teknik yang paling nyaman dan efektif untuk diterapkan di arena pertandingan yang sebenarnya.
source : gogolf.co.id
by : ilyas junsar

