Rahasia Main Golf Jangka Panjang Tanpa Dihantui Nyeri Sendi

Tahun Baru 2026 disambut dengan antusiasme tinggi oleh banyak golfer yang memutuskan kembali aktif ke lapangan sebagai bagian dari resolusi hidup yang lebih sehat dan bugar. Golf memang menjadi sarana olahraga yang menyenangkan untuk memulai tahun dengan energi positif, namun peningkatan intensitas permainan yang terlalu cepat setelah jeda liburan panjang perlu diwaspadai. Kondisi otot dan sendi yang belum sepenuhnya siap beradaptasi dapat memicu rasa nyeri, bahkan meningkatkan risiko cedera serius apabila tidak segera ditangani dengan tepat sejak awal.

Menanggapi risiko tersebut, dr. Jafri Hasan, Sp.OT, Subsp.CO (K) dari Mayapada Hospital Kuningan menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap berbagai jenis cedera fisik yang mungkin terjadi. Golfer perlu berhati-hati terhadap ancaman keseleo, strain, patah tulang, hingga dislokasi yang sering menyerang area vital dalam pergerakan golf, mulai dari bahu, siku, pinggang, paha, lutut, betis, hingga pergelangan kaki.

Sebagai langkah penanganan awal yang efektif, metode PRICE kerap dianjurkan oleh para ahli medis. Penanganan ini dimulai dengan tahap Protection yaitu melindungi area cedera menggunakan bidai atau penyangga, dilanjutkan dengan Rest untuk menghentikan aktivitas fisik sementara waktu, dan Ice melalui pemberian kompres es selama 15-20 menit setiap 2-3 jam. Proses penyembuhan kemudian didukung dengan Compression menggunakan perban elastis guna mengurangi pembengkakan, serta diakhiri dengan Elevation yakni memosisikan area cedera agar lebih tinggi dari jantung saat sedang beristirahat.

source : www.cnbcindonesia.com

by : ilyas junsar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *