Banyak pegolf terlalu fokus pada kekuatan tenaga, padahal fondasi utama dimulai dari pegangan (grip) dan postur tubuh yang presisi. Grip yang benar bukan sekadar memegang stik, melainkan kunci utama dalam mengontrol clubface agar bola meluncur sesuai target. Hal ini harus didukung oleh postur tubuh yang stabil dan seimbang; tanpa posisi berdiri yang kokoh, distribusi tenaga dari tubuh ke stik akan terhambat, sehingga hasil pukulan menjadi tidak menentu dan sulit dikendalikan.
Selain aspek fisik, ketajaman fokus mata atau eye on the ball memegang peranan krusial yang sering kali terabaikan saat pemain terburu-buru ingin melihat hasil pukulan. Menjaga pandangan tetap tertuju pada bola hingga kontak terjadi memastikan titik pukul tetap akurat pada sweet spot. Sering kali, kegagalan pukulan bukan disebabkan oleh kurangnya tenaga, melainkan karena kepala yang bergerak terlalu cepat sehingga koordinasi antara mata dan tangan menjadi berantakan.
Pada akhirnya, esensi dari permainan golf yang baik adalah ayunan yang konsisten, bukan sekadar memukul bola sekeras mungkin. Ayunan yang dilakukan dengan irama yang tenang dan terkontrol jauh lebih efektif untuk menciptakan jarak dan akurasi dibandingkan pukulan agresif yang mengorbankan teknik. Dengan menyatukan pegangan yang pas, postur yang terjaga, serta fokus yang tajam, Anda akan menghasilkan performa yang lebih stabil di setiap hole.
source : golfellasindonesia.com
by : ilyas junsar

