Bersepeda kini telah bertransformasi dari sekadar hobi akhir pekan menjadi gaya hidup sehat masyarakat urban yang menawarkan segudang manfaat fisik dan mental. Sebagai olahraga low-impact yang ramah sendi, aktivitas ini efektif membakar kalori, memperkuat jantung, serta mengurangi stres tanpa risiko cedera yang besar, asalkan tetap mengutamakan prosedur keselamatan seperti penggunaan helm dan posisi tubuh yang benar. Popularitasnya yang terus menanjak, khususnya di wilayah Jabodetabek, membuktikan bahwa olahraga ini menjadi pilihan utama bagi berbagai kelompok usia untuk menjaga kebugaran sekaligus meningkatkan fokus dalam rutinitas sehari-hari.
Di sisi lain, bersepeda juga menjadi wadah kolaborasi sosial dan spiritual, seperti yang tercermin dalam gerakan “Jadi Lebih Bike” yang diinisiasi oleh Susu Mbok Darmi di Kota Bogor. Melalui konsep sportainment “Bukan Olahraga Biasa” (BOB), kegiatan ngabuburit ini tidak lagi mengejar kecepatan, melainkan merayakan konsistensi dan kebersamaan antar-komunitas. Momentum Ramadan ini dimanfaatkan untuk mengubah aktivitas fisik menjadi ruang networking dan aksi sosial “Bogor Berbagi”, membuktikan bahwa olahraga dapat menyatukan nilai-nilai kesehatan dengan kontribusi nyata bagi sesama.
Source: www.liputan6.com
By: Shabrina K.

