Golf Perkuat Sinergi Migas Indonesia dan Malaysia di Ketapang Classic 2025

Pada Sabtu pagi (30/8/2025) yang cerah di Sedayuindo Golf, Pantai Indah Kapuk, suasana tampak berbeda. Indonesia Ketapang Classic 2025 bukan hanya menampilkan pukulan stik golf, melainkan juga jalinan percakapan hangat lintas negara. Mengusung tema “Nurturing Network”, agenda tahunan ini mempertemukan pelaku industri migas Indonesia dan Malaysia dalam nuansa santai namun sarat makna.

Ketua Satgas Lifting Kementerian ESDM sekaligus Tenaga Ahli Menteri, Nanang Abdul Manaf, menegaskan bahwa ajang ini lebih dari sekadar olahraga.

“Kegiatan ini bagus karena mempertemukan service company dan oil company dari kedua negara. Komposisi pesertanya seimbang, 50 persen dari Malaysia dan 50 persen dari Indonesia. Industri migas itu sifatnya borderless, di manapun komunitasnya selalu saling berjumpa,” ujarnya sembari tersenyum saat ditemui di lapangan.

Ia menekankan bahwa industri hulu migas tidak mungkin berjalan sendiri. Bahkan perusahaan besar seperti ExxonMobil, BP, hingga Petronas selalu membangun kemitraan.

“Karakteristik hulu migas adalah high risk, high investment, dan high technology. Karena itu, kolaborasi menjadi kunci—untuk memperkuat modal, teknologi, maupun pengalaman,” jelasnya.

Nanang juga mengaku sudah lama terlibat dalam ajang ini, sejak lebih dari sepuluh tahun lalu ketika masih bernama Muria Classic. Ia pun menyebut dirinya sebagai salah satu peserta setia.

“Saya termasuk loyalis, loyalis yang berkolaborasi,” katanya, menambahkan bahwa acara ini adalah kesempatan berharga untuk bertukar pengalaman dengan sesama pelaku migas.

Di sisi lain, Duta Besar Malaysia untuk Indonesia, Datuk Seri Zahrain Mohamed Hashim, yang turut hadir, menilai turnamen ini sebagai sarana penting untuk mempererat persahabatan serta memperkuat kerja sama industri migas kedua negara.

Source: ruangenergi.com

By: Niken Dwi Andari

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *