Richard Teder akan mencatat sejarah sebagai pegolf Estonia pertama yang tampil di The Open Championship.
Ia lolos lewat pukulan dramatis dari jarak 90 yard dalam playoff sudden death, lalu merayakannya dengan makan separuh kebab karena tak ada tempat makan lain yang buka. Teder mengenal golf secara tak sengaja saat berusia enam tahun lewat voucher hadiah turnamen tenis keluarganya. Belajar bahasa Inggris dari YouTube, ia langsung jatuh cinta pada golf dan menyebutnya “cukup mudah”.
Sejak usia muda, Teder sudah menunjukkan bakat luar biasa—menjadi pegolf scratch di usia 13 dan mencetak skor 64 setahun kemudian. Ia percaya golf lebih soal mental daripada teknik, dan menyebut banyak orang membuatnya terlihat lebih sulit. Bermodal pukulan jarak jauh dan kepercayaan diri, ia kini fokus meniti jalur profesional melalui HotelPlanner Tour, tanpa tertarik kuliah di AS karena ingin fokus sepenuhnya pada golf.
Teder sudah terbiasa bermain di lapangan links sejak kecil, termasuk di Royal St George’s dan Ballyliffin. Ia nyaman di kondisi berangin dan menyukai tantangan green yang rumit. Meski mengakui akan ada rasa gugup di panggung besar seperti The Open, ia merasa siap dan ingin menikmati momen ini sepenuhnya sebagai wakil dari Estonia.
Source: The Guardian
Penulis: Anansa Tirta

