Momen Pembuka yang Meriah di Lapangan Golf Banua
Festival Golf 2025 secara resmi dibuka oleh Gubernur Kalimantan Selatan, H. Sahbirin Noor, dalam sebuah seremoni meriah yang berlangsung di Lapangan Golf Banua pada Sabtu pagi (19/7). Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian utama dalam peringatan Hari Jadi Provinsi Kalimantan Selatan ke-75, yang tahun ini mengusung semangat kebersamaan, sportivitas, dan kebanggaan daerah.
Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan bahwa olahraga golf bukan hanya sebagai ajang prestasi. Tetapi juga sarana mempererat silaturahmi antarkomunitas dan pemangku kepentingan. Ia berharap Festival Golf ini dapat menjadi agenda tahunan yang memperkuat posisi Kalsel sebagai tuan rumah event olahraga nasional.
Peserta dari Berbagai Daerah Ramaikan Turnamen
Turnamen ini diikuti oleh ratusan pegolf. Berbagai penjuru Indonesia, termasuk kalangan profesional, amatir, serta para undangan dari instansi pemerintah, TNI-Polri, dan pelaku usaha. Keikutsertaan mereka tidak hanya menambah semarak kompetisi, tetapi juga mendorong sektor pariwisata dan ekonomi lokal melalui kunjungan dan kegiatan sosial yang menyertainya.
Panitia menyebutkan bahwa tahun ini Festival Golf 2025 mengusung format stroke play dengan berbagai kategori usia dan kelas, termasuk kategori eksekutif, junior, dan senior. Turnamen ini diproyeksikan berlangsung selama dua hari dengan hadiah menarik dan piala kehormatan dari Pemerintah Provinsi.
Olahraga sebagai Bagian dari Perayaan Hari Jadi
Festival Golf ini menjadi bukti nyata bahwa perayaan Hari Jadi Provinsi tidak hanya bersifat seremonial. Tetapi juga diisi dengan kegiatan yang mengedepankan gaya hidup sehat dan produktif. Selain golf, rangkaian kegiatan lainnya seperti jalan sehat, pameran UMKM, dan pertunjukan seni daerah turut memeriahkan semangat ulang tahun Kalsel yang ke-75.
Menurut Ketua Panitia, kegiatan ini juga dirancang untuk memperkuat semangat cinta daerah dan memperkenalkan potensi Kalimantan Selatan di mata nasional. Khususnya di bidang olahraga dan pariwisata. Antusiasme peserta dan penonton menjadi indikator kuat bahwa masyarakat mendukung penuh sinergi antara olahraga dan pembangunan daerah.
Source: radarbanjarmasin
By: Siti aisyah

