Golf menyimpan sisi historis yang penuh kejutan, mulai dari pelarangan resminya oleh Raja James II di Skotlandia pada abad ke-15 demi fokus militer, hingga evolusi bola golf yang dulunya hanya berupa bongkahan kayu sebelum akhirnya beralih ke material kulit berisi bulu angsa. Keunikan ini bahkan menembus batas atmosfer ketika astronot Alan Shepard melakukan pukulan legendaris di permukaan bulan saat misi Apollo 14 pada tahun 1971. Hal ini membuktikan bahwa golf bukan sekadar olahraga lapangan hijau, melainkan permainan yang memiliki jejak sejarah hingga ke luar angkasa.
Di sisi lain, dunia golf dipenuhi dengan rekor-rekor fantastis dan aturan tak terduga yang menguji ketahanan fisik serta mental. Kita mengenal perjalanan epik Adam Rolston dan Ron Rutland yang menempuh jarak 2.000 km di Mongolia selama 80 hari, hingga dominasi Jack Nicklaus dengan 18 kemenangan turnamen major yang masih sulit digoyahkan hingga era modern. Bahkan, aturan resmi golf sangat mendetail hingga mengatur kejadian langka, seperti izin mengulang pukulan tanpa penalti jika bola secara tidak sengaja mengenai hewan seperti burung pelatuk.
Selain aspek kompetisi dan sejarahnya yang kaya, golf juga menawarkan manfaat kesehatan yang signifikan bagi para pelakunya. Berbagai studi menunjukkan bahwa aktivitas rutin di lapangan hijau dapat membantu seseorang berumur lebih panjang melalui peningkatan kesehatan kardiovaskular dan pengelolaan stres yang efektif. Dengan kombinasi antara tradisi yang kuat dan dampak positif bagi kebugaran, golf tetap menjadi salah satu olahraga paling menarik dan bermanfaat untuk ditekuni hingga saat ini.
source: golfellasindonesia.com
by: ilyas junsar

