Pelatih Bersertifikat, Padel Indonesia Dominasi Kompetisi Asia

Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) secara resmi meluncurkan Program Sertifikasi Pelatih Nasional sebagai langkah nyata dalam mewujudkan misi besar membawa Indonesia tampil sebagai kekuatan utama dalam persaingan olahraga padel di kawasan Asia Pasifik. Peluncuran program ini didasari oleh kesadaran akan perkembangan olahraga padel yang kian pesat di tanah air, sehingga diperlukan ekosistem yang berkelanjutan dan selaras dengan regulasi global. Melalui inisiatif ini, PBPI berkomitmen penuh untuk mendongkrak kualitas pembinaan dari tingkat dasar serta menciptakan standardisasi kepelatihan yang profesional, kredibel, dan merata di seluruh wilayah Indonesia.

Dalam menyusun kurikulum serta standar kompetensi bagi para pengajar, PBPI mendapatkan dukungan penuh secara langsung dari Federasi Padel Internasional (FIP). Wakil Ketua Umum PBPI, Mochtar Sarman, menjelaskan bahwa regulasi ketat dan sertifikasi komprehensif bagi para pelatih—yang dalam waktu dekat juga akan menyasar para wasit—sangat krusial untuk menjaga sportivitas, kualitas baku, serta integritas olahraga padel di Indonesia. PBPI juga menegaskan dengan tegas bahwa program ini memegang status sebagai satu-satunya sertifikasi pelatih padel yang diakui secara legal di dalam negeri. Dengan adanya payung hukum dan kurikulum yang jelas ini, seluruh klub, akademi, pengelola lapangan, maupun institusi yang membuka kelas pelatihan padel diimbau untuk hanya mempekerjakan tenaga pelatih yang telah resmi mengantongi sertifikat dari PBPI.

Sebagai fase awal dari rangkaian pembinaan ini, seluruh calon peserta diwajibkan untuk mendaftar dan menyelesaikan tahapan sertifikasi Level 0 terlebih dahulu melalui platform daring resmi milik FIP Academy. Kelulusan pada tahap awal ini menjadi syarat mutlak dan pondasi utama bagi para pelatih yang berniat melanjutkan pendidikan mereka ke jenjang kepelatihan nasional yang lebih tinggi. Rangkaian agenda lanjutan dari Program Sertifikasi Pelatih Nasional ini sendiri dijadwalkan akan mulai digulirkan secara masif oleh PBPI pada Juli 2026 mendatang.


Source: www.kompas.com

By: Najwa P.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *