Mantan Persis Solo Ramaikan Indonesia Footgolf Cup 2026

Ajang Indonesia Footgolf Cup 2026 yang diselenggarakan di Palm Hills Golf Club, Sentul, Jawa Barat, pada Sabtu (2/5) memberikan nuansa baru melalui lonjakan jumlah partisipan dari berbagai kelompok. Kompetisi ini tidak hanya diikuti oleh pemain lokal, tetapi juga diramaikan oleh atlet mancanegara yang berasal dari tiga negara berbeda. Fenomena ini membuktikan bahwa footgolf, yang merupakan perpaduan antara sepak bola dan golf, semakin diminati oleh masyarakat luas, termasuk kalangan wanita yang jumlah kepesertaannya meningkat secara signifikan pada edisi kali ini.

Pertumbuhan jumlah atlet putri menjadi poin penting dalam turnamen tahun ini, di mana sebelumnya hanya ada satu peserta wanita, namun kini telah berkembang menjadi delapan orang. Kenaikan ini memungkinkan pihak penyelenggara untuk membentuk grup pertandingan (flight) khusus wanita sebagai upaya menciptakan kompetisi yang lebih terorganisir bagi para atlet perempuan. Dalam persaingan yang ketat sejak awal hingga akhir, Nisa Alina berhasil menduduki podium pertama, mengungguli Ayu Lydia serta atlet asal Korea Selatan, Mi-So Keum.

Amrit Punjabi selaku Ketua Umum Federasi Footgolf Indonesia menyatakan rasa bangganya atas kehadiran para pemain wanita dalam satu grup khusus, yang selaras dengan visi federasi untuk memasyarakatkan olahraga ini di tanah air. Salah satu sosok yang menarik perhatian adalah Ayu Lidya, peraih posisi kedua yang merupakan debutan di cabang ini. Pengalamannya sebagai mantan penggawa tim sepak bola Persis Solo menjadi modal utama baginya untuk beradaptasi dengan cepat, seraya berharap agar fasilitas lapangan footgolf di Indonesia semakin berkembang dan memiliki kualitas setara dengan lapangan di Bali.

Secara umum, skala Indonesia Footgolf Cup 2026 mengalami peningkatan yang sangat drastis dengan total 90 peserta, melonjak jauh dari angka 40 peserta pada tahun lalu, termasuk keterlibatan atlet dari Korea Selatan dan Malaysia. Menurut Amrit, peningkatan jumlah partisipan hingga dua kali lipat ini memicu harapan agar penyelenggaraan ke depan dapat segera mengikuti standar internasional yang ditetapkan oleh Federation of International Footgolf. Sementara itu, pada kategori profesional, gelar juara diraih oleh Zul Hilmi dari Malaysia setelah bersaing ketat dengan Ahmad Asyraf dan Wan MD Khairudin dalam turnamen yang terbagi menjadi 31 flight dan berlangsung kondusif sejak siang hingga sore hari.

Source: www.bola.net

By: Najwa P.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *