Menjalani pola hidup sehat melalui olahraga dan nutrisi yang seimbang memerlukan pemahaman tentang aturan kesehatan agar memberikan dampak optimal bagi tubuh. Meski suatu makanan tergolong sehat, mengonsumsinya sesaat sebelum berolahraga justru dapat menjadi bumerang yang merugikan performa fisik. Beberapa kelompok makanan seperti lemak baik (alpukat dan kacang-kacangan), sayuran hijau tinggi serat, serta kacang-kacangan sebaiknya dihindari karena proses pencernaannya yang lambat dapat memicu kram perut, rasa begah, hingga gangguan aliran darah ke otot. Demikian pula dengan suplemen protein yang lebih efektif digunakan untuk pemulihan pasca-latihan daripada sebagai sumber energi utama sebelum memulai aktivitas di pusat kebugaran.
Selain makanan padat, jenis asupan tertentu seperti buah jeruk, jus buah, dan makanan pedas juga berisiko tinggi mengganggu kenyamanan selama bergerak. Kandungan asam pada jeruk dapat memicu nyeri ulu hati, sementara kadar gula yang tinggi pada jus seringkali menyebabkan lonjakan energi sesaat yang diikuti rasa lelah yang cepat. Makanan pedas yang mengandung senyawa capsaicin juga perlu diwaspadai karena dapat merangsang sistem pencernaan secara berlebihan dan menyebabkan refluks asam. Sebagai solusi yang lebih aman, Birdie disarankan untuk memilih makanan hambar yang mudah dicerna atau kombinasi karbohidrat dan protein rendah lemak sekitar 3 hingga 4 jam sebelum berolahraga agar sesi latihan tetap produktif dan bebas gangguan.
Source: beraupost.jawapos.com
By: Shabrina K.

