Olahraga Pagi vs Malam: Mana yang Paling Ideal Berdasarkan Riset?

Berdasarkan analisis data dari Harvard Medical School dan Beth Israel Deaconess Medical Center terhadap 15.000 partisipan, olahraga di pagi hari—terutama pada pukul 07.00 hingga 08.00—terbukti paling unggul dalam menurunkan risiko penyakit kardiovaskular, obesitas, dan diabetes tipe 2 dibandingkan waktu lainnya. Efektivitas ini diyakini sangat berkaitan dengan ritme sirkadian tubuh yang selaras dengan lonjakan alami hormon kortisol untuk memberikan energi, serta kecenderungan pelakunya untuk memiliki rutinitas yang lebih teratur tanpa kebiasaan makan larut malam. Kendati demikian, para ahli menegaskan bahwa konsistensi tetap menjadi faktor utama yang paling krusial; olahraga di siang atau malam hari tetap sangat bermanfaat asalkan dilakukan secara rutin.

Di sisi lain, manfaat luar biasa dari olahraga apa pun tidak akan maksimal jika tubuh kekurangan nutrisi untuk bahan bakar dan proses pemulihan otot. Menurut ahli nutrisi, pola makan bergizi seimbang yang mencakup protein, karbohidrat kompleks, lemak sehat, serta buah dan sayur sangatlah esensial untuk menjaga berat badan ideal dan meningkatkan sistem imunitas. Secara khusus, pakar nutrisi juga menyoroti pentingnya kecukupan asupan nutrisi seperti zat besi bagi perempuan—yang idealnya mencapai 18 miligram per hari—sehingga sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter terkait penyesuaian diet padat nutrisi atau penambahan suplemen agar rutinitas hidup sehat berjalan sempurna.

Source: www.liputan6.com
By: Shabrina K.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *