Bagi mereka yang baru terjun ke dunia golf, banyaknya jumlah stik dalam satu tas mungkin terlihat membingungkan. Namun, setiap stik sebenarnya dirancang dengan fungsi spesifik berdasarkan jarak tempuh, sudut elevasi (loft), dan kondisi medan tertentu. Pemahaman yang mendalam mengenai karakteristik setiap klub mulai dari driver untuk jarak terjauh hingga putter untuk penyelesaian akhir sangat krusial bagi pemain dalam menyusun strategi permainan yang efektif guna mencapai skor minimal di lapangan.
Untuk area pembuka dan jarak jauh, pemain mengandalkan stik seperti driver yang memiliki kepala terbesar untuk pukulan pertama di tee box, serta fairway wood dan hybrid sebagai alternatif saat bola berada di lintasan tengah. Hybrid khususnya menjadi favorit banyak pegolf karena menggabungkan kemudahan penggunaan wood dengan kontrol layaknya iron. Sementara itu, untuk menjangkau green dari jarak menengah, iron menjadi pilihan serbaguna yang tersedia dalam berbagai nomor sesuai kebutuhan akurasi dan jarak yang diinginkan pemain.
Memasuki area sekitar lubang, penguasaan pada stik jenis wedge dan putter menjadi penentu kemenangan. Wedge dengan berbagai variannya, seperti sand wedge untuk area pasir atau lob wedge untuk pukulan melambung tinggi, berfungsi mengatasi hambatan di sekitar green. Sebagai tahap akhir, putter digunakan khusus untuk menggulirkan bola dengan presisi ke dalam lubang. Sebagai pemula, Anda tidak harus langsung memiliki satu set lengkap; cukup mulai dengan stik dasar yang paling sering digunakan dan tambahkan koleksi Anda seiring meningkatnya kemampuan bermain.
source : golfellasindonesia.com
by : ilyas junsar

