Golf sering kali dipandang sebagai olahraga eksklusif, namun sebenarnya ia menawarkan pengalaman yang menenangkan sekaligus menantang bagi siapa saja yang ingin melatih ketepatan dan strategi. Berbeda dengan olahraga atletik lainnya, golf tidak menuntut kecepatan fisik, melainkan efisiensi dalam memasukkan bola ke dalam lubang (hole) dengan jumlah pukulan sesedikit mungkin. Dimulai dari tee box hingga berakhir di hamparan rumput halus bernama green, setiap langkah pemain dihitung sebagai satu stroke. Skor akhir ditentukan dari seberapa efektif seorang pemain menyelesaikan 9 atau 18 hole, di mana istilah seperti par, birdie, dan bogey menjadi standar penilaian efisiensi tersebut.
Bagi pemula, driving range adalah gerbang utama yang ideal untuk membangun fondasi teknik tanpa tekanan kompetisi lapangan yang sebenarnya. Di tempat ini, pemain dapat fokus menyempurnakan ayunan (swing) guna menghindari risiko cedera dan kebiasaan teknik yang salah. Selain menjadi tempat latihan, golf sendiri menyimpan manfaat kesehatan yang luar biasa; aktivitas berjalan kaki berkilo-kilometer di lapangan sangat baik untuk kebugaran jantung, sementara gerakan memukul bola melatih fleksibilitas otot tubuh. Secara mental, pemandangan hijau yang luas dan kebutuhan akan konsentrasi tinggi menjadikan golf sebagai sarana efektif untuk mereduksi stres serta melatih kesabaran.
source: www.megasyariah.co.id
by: Shabrina Khanza

