Jay Sigel Meninggal Dunia, Legenda Golf Amatir Amerika

Jay Sigel, pegolf amatir paling legendaris, meninggal dunia setelah berjuang melawan kanker pankreas.

Dikenal luas sebagai pegolf amatir, pengaruh Sigel menjangkau lintas generasi. Sigel mengoleksi dua gelar U.S. Amateur, tiga U.S. Mid-Amateur, dan tampil sembilan kali dalam ajang Walker Cup. Ia mencatatkan 18 kemenangan.

Karier Sigel dimulai sejak muda. Setelah lulus SMA, ia sempat menempuh kuliah di University of Houston lalu ke Wake Forest. Namun, sebuah kecelakaan mengubah jalannya.

Insiden tersebut menggagalkan impiannya menjadi pegolf profesional sejak dini, namun Sigel tetap bermain di jalur amatir.

“Saya percaya semua terjadi karena alasan,” katanya. “Cedera tangan justru menjadi hal terbaik.”

Setelah mencoba, ia akhirnya meraih gelar U.S. Amateur pertamanya. Tahun berikutnya, ia meraih gelar yang sama, dan menjuarai U.S. Mid-Amateur, menjadi orang pertama yang menorehkan dua gelar tersebut.

Sigel juga menorehkan prestasi luar biasa seperti Porter Cup, Northeast Amateur, dan Sunnehanna Amateur, serta pernah tampil di Masters, U.S. Open (1984), dan The Open Championship.

Saat berusia 50 tahun, ia masuk ke PGA Tour Champions dan meraih delapan kemenangan.

Momen paling dikenang adalah saat comeback di U.S. Mid-Amateur 1985, ketika ia bangkit dari ketertinggalan lima pukulan.

Sigel juga dikenal sebagai mentor bagi pegolf muda. Nathan Smith, yang memecahkan rekor kemenangannya, menyebutnya sebagai sosok luar biasa dalam segala hal.

Selain golf, Sigel aktif kegiatan sosial dan amal. Ia menjabat sebagai presiden The First Tee of Philadelphia dan Greater Philadelphia Scholastic Golf Association.

Penghargaan yang diraihnya antara lain Bob Jones Award, Pennsylvania Sports Hall of Fame, dan Philadelphia Sportswriters’ Professional Athlete of the Year. Pennsylvania Golf Association menamai ajang mereka dengan namanya.

Penampilan publik terakhirnya terjadi saat makan siang bersama rekan lama, sebelum terserang stroke. Meski sakit, Jay Sigel tetap aktif golf hingga meninggal dunia.

Kevin Hammer menyampaikan, “Jay adalah pegolf amatir terbaik. Warisannya jauh melampaui prestasi bermainnya.”

Source : Liga Olahraga
Penulis : Adwina Alya Ramadhan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *