Ancaman Starlink Bagi Keamanan Siber Indonesia Bisa Kehilangan Kontrol Data dan Akses Penegakan Hukum

Starlink, layanan internet satelit yang baru masuk ke Indonesia, membawa potensi ancaman bagi keamanan siber negara. Pakar keamanan siber Pratama Persadha mewanti-wanti bahwa model bisnis Starlink yang langsung menjual ke pelanggan individu (B2C) tanpa melalui infrastruktur lokal membuka celah bagi aktivitas ilegal dan membatasi kontrol pemerintah terhadap data.

Bagaimana Starlink dapat memberikan ancaman kehilangan kontrol data?

Pertama, tanpa Network Access Provider (NAP) di Indonesia, Starlink tidak terikat aturan dan pengawasan yang berlaku. Hal ini berpotensi membuka celah bagi penyalahgunaan internet, seperti perdagangan narkoba, komunikasi teroris, atau aktivitas kriminal lainnya. Aparat penegak hukum pun akan kesulitan melacak dan menindak kejahatan yang dilakukan melalui Starlink karena akses data yang terbatas.

Kedua, Starlink berpotensi memicu kebocoran data sensitif negara. Koneksi langsung ke satelit tanpa melalui infrastruktur lokal meningkatkan risiko intersep data oleh pihak asing. Hal ini dapat membahayakan keamanan nasional dan privasi individu.

Pratama mendesak Starlink untuk segera bermitra dengan NAP lokal dan menerapkan model bisnis B2B. Dengan model ini, Starlink dapat terintegrasi dengan infrastruktur telekomunikasi Indonesia, memungkinkan kontrol dan pengawasan data yang lebih baik.

Sumber: Kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
Butuh bantuan Birdie Team?
Hello 😃
Selamat Datang di website https://birdie.id/2024/06/03/ancaman-starlink-bagi-keamanan-siber-indonesia-bisa-kehilangan-kontrol-data-dan-akses-penegakan-hukum
Jika kamu membutuhkan penawaran corporate atau bantuan lainnya, Silahkan chat kami ya..